Pesan Moral yang Luar Biasa dari Seekor Keledai

 

Ini adalah sebuah cerita pendek yang masih saya ingat sampai sekarang. Sebuah pesan moral yang luar biasa untuk membantu Anda melewati masa-masa sulit. Saya tidak yakin dari mana asalnya atau siapa yang menulisnya, tapi siapa pun itu, yang jelas saya ingin membagikannya dengan Anda.

 

Seekor Keledai dan Sebuah Sumur

 

Suatu hari seekor keledai milik petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis tersedu-sedu selama berjam-jam sementara si petani tersebut mencoba menemukan cara untuk membantunya keluar. Karena tidak menemukan cara, akhirnya si petani memutuskan untuk menutup sumurnya, lagipula keledai tersebut sudah tua. Kehilangan satu ekor keledai tua, bukanlah masalah besar, pikir sang petani. Dia meminta bantuan kepada beberapa tetangganya. Akhirnya mereka semua mengambil sekop dan mulai memindahkan pasir ke dalam sumur. Si keledai yang menyadari hal itu mulai menangis dengan hebatnya. Tapi tak lama kemudian, dia terdiam. Setelah beberapa lama, orang-orang mulai penasaran dengan apa yang terjadi pada si keledai. Mereka menengok ke dalam sumur dan tercengang melihat apa yang terjadi. Si Keledai itu melakukan sesuatu yang menakjubkan. Setiap kali ada pasir yang menjatuhi punggungnya, dia menggoyangkannya dan menaiki tumpukan pasir di bawahnya. Semakin tinggi pasirnya, Keledai itu semakin naik ke atas. Tak lama kemudian, semua orang tercengang saat keledai itu keluar dari sumur dengan riang!

 

Jadi, apa pesan moral dari cerita ini? Tidak peduli apa yang dibawa oleh hidup pada Anda, apapun jenis pasirnya. Cara untuk keluar dari sumur adalah menggoyangkannya dan melangkah maju. Umpamakan pasir tersebut sebagai masalah-masalah yang datang dalam kehidupan kita. Setiap masalah adalah batu loncatan. Kita bisa keluar dari sumur terdalam hanya dengan tidak berhenti dan tidak pernah menyerah! Lepaskan dan terus melangkah. Ingat lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia :

    1. Bebaskan hati Anda dari kebencian – maaf adalah kado terbaik yang bisa Anda berikan pada diri Anda sendiri.
    2. Bebaskan pikiran Anda dari kekhawatiran – Sebagian besar dari apa yang kita khawatirkan tidak pernah terjadi pada kita.
    3. Hiduplah dengan rasa syukur dan hargai apa yang Anda miliki – Bersyukur adalah seni untuk selalu melihat apa yang Anda miliki daripada apa yang tidak Anda miliki.
    4. Lebih banyak memberi – Dengan memberi, Anda akan menyadari betapa beruntungnya Anda
    5. Tidak berharap lebih dari orang lain tapi berharap lebih pada diri Anda sendiri – Bagaimanapun, Anda tidak dapat mengubah orang lain, Anda hanya bisa mengubah diri Anda sendiri.

 

Sekarang, saya harap cerita ini menginspirasi Anda. Jika ya, maka Anda memiliki dua pilihan … Anda boleh tersenyum kemudian menutup halaman ini atau Anda dapat membagikannya kepada orang yang mungkin sedang membutuhkan nasihat ini.

 

Ditulis oleh Daniel Arseneault
habisnikahngapain.com
Diterjemahkan oleh Fany Arsiyanti

Sumber Gambar dari assets.nydailynews.com

Newsletter signup

Just simple MailerLite form!

Please wait...

Selamat Anda telah bergabung! Silahkan cek email Anda untuk mendapatkan link download eBook GRATIS dari kami.