Orang yang merasa tidak bahagia dengan pernikahannya seringkali mendapati perasaan terjebak dalam diri mereka. Kemudian mereka merasa ingin bebas dari tekanan, kesepian, dan perdebatan tapi khawatir bahwa perceraian bukanlah keputusan yang tepat. Pada akhirnya, mereka sangat bersungguh-sungguh menepati janji pernikahan karena mereka tidak ingin menyakiti pasangan atau mempermalukan keluarga. Mereka tidak ingin menyakiti perasaan anak-anak. Selain itu, mereka panik ketika membayangankan kesendirian dan merasa khawatir akan masalah finansial serta pendapat orang lain. Pada intinya, mereka takut akan ketidakpastian.

 

Bagi kebanyakan orang, perceraian masih merupakan suatu hal yang buruk. Tetapi menjalani pernikahan tanpa cinta hanya hanya akan terasa seperti menjalani hukuman mati karena mereka merasa tidak berdaya dan terjebak dalam kesendirian.

Seiring berjalannya waktu, mereka secara perlahan meyakinkan diri  bahwa bercerai akan membawa keuntungan yang lebih besar daripada harus bertahan pada pernikahan yang tidak membahagiakan. Mereka mulai berpikir, ”Anak-anak itu kuat, mereka akan baik-baik saja” atau “Ini yang terbaik untuk semuanya” atau “Awalnya mungkin susah, tetapi perubahan adalah hal yang bagus” atau “Segala sesuatunya akan membaik daripada keadaan sekarang”. Namun, ketika mereka  melihat kembali keadaan mereka, baru mereka akan menyadari harga yang harus dibayar untuk kebebasan tersebut. Sayangnya, ketika mereka menyadari kenyataan pahit ini, semuanya sudah terlambat.

 

Di Indonesia terdapat sekitar 700.000 kasus perceraian per tahun. Perceraian tampak menjanjikan kedamaian dan ketenangan. Selain itu, perceraian menawarkan awal yang baru yaitu kesempatan kedua untuk memulai romansa baru dan mendapatkan kembali kepuasan diri. Perceraian juga menjanjikan jalan keluar terbaik untuk mengakhiri semua permasalahan.  Ketika Anda merasa sangat tidak bahagia dalam hubungan Anda, maka sangat sulit untuk tidak tergiur dengan perceraian.  Jika Anda atau seseorang yang Anda sayangi sedang mempertimbangkan perceraian, tampaknya Anda perlu mengetahui fakta tentang perceraian.

 

Sebuah penelitian dilakukan kepada pasangan yang merasa pernikahan mereka tidak bahagia. 5 tahun kemudian pasangan tersebut diwawancarai kembali untuk mengetahui keadaan mereka sekarang. Sebagian dari mereka telah bercerai dan sebagian lainnya memilih bertahan dengan pernikahannya. Pada hakikatnya, masalah pernikahan berpengaruh pada kesejahteraan pikiran, sehingga para peneliti berpendapat bahwa orang dewasa yang tidak bahagia dengan pernikahannya, setelah bercerai akan merasa lebih bahagia, percaya diri, tingkat depresinya menurun, dan penguasaan dirinya akan lebih baik.

 

Namun sayangnya, jawabannya adalah TIDAK. Bahkan meskipun dilihat dari aspek ras, usia, jenis kelamin, dan penghasilan, hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata pasangan yang bercerai atau berpisah karena tidak bahagia dengan pernikahannya tidak lebih bahagia dari mereka yang memutuskan bertahan dengan pernikahannya. Bahkan pasangan yang bercerai kemudian menikah lagi dengan orang lain, tidak lebih bahagia dari mereka yang memilih bertahan dengan pernikahannya. Perceraian sama sekali tidak mengurangi depresi maupun meningkatkan rasa percaya diri dan penguasaan diri mereka, dibandingkan pasangan yang memilih bertahan dengan pernikahannya.

 

Sedangkan 66% pasangan yang tidak bahagia dengan pernikahannya, namun tetap memilih bertahan dengan pernikahannya, akhirnya merasa lebih bahagia 5 tahun kemudian. Dan hanya 20% dari pasangan yang tidak bahagia dengan pernikahannya merasakan kebahagiaan setelah menikah lagi. Di antara mereka yang menilai pernikahannya sangat tidak bahagia, hampir 80% yang menghindari perceraian merasakan kebahagiaan dalam pernikahannya setelah 5 tahun.

 

 

Bersambung…

Bagian 2 →

Ditulis oleh Daniel Arseneault (@hbsnikahngapain)
Penulis Habis Nikah, Ngapain?
http://habisnikahngapain.com/
Diterjemahkan oleh Fany Arsiyanti

Sumber Gambar dari www.vebma.com

Newsletter signup

Just simple MailerLite form!

Please wait...

Selamat Anda telah bergabung! Silahkan cek email Anda untuk mendapatkan link download eBook GRATIS dari kami.