Tentang Buku

 

Habis Nikah Ngapain?

Pertanyaan di atas mungkin terdengar klise, tetapi apakah kita benar – benar sudah mengetahui apa yang harus dilakukan dalam sebuah pernikahan?

Berbicara mengenai pernikahan, tentu saja kita juga harus melihat fakta – fakta mengenai pernikahan, salah satunya adalah perceraian. Tingkat perceraian di Indonesia selalu meningkat, dan angka perceraian Indonesia berada di peringkat teratas di Asia Pasifik. Berdasarkan data dari KUA (Kantor Urusan Agama), terdapat lebih dari 350.000 kasus perceraian di Indonesia pada tahun 2014. Artinya, terdapat 1000 kasus perhari atau sekitar 40 kasus perceraian per jam di Indonesia. Hal ini merupakan ancaman serius bagi sebuah keluarga dan anak – anak di negeri ini. Faktanya, hanya ada beberapa buku saja yang membahas mengenai hal ini, yang dapat Anda temukan dalam bahasa Indonesia. Banyak penulis asing yang telah membukukan hal – hal mengenai teknik, perubahan hidup, panduan, kebiasaan dan filosofi untuk membantu pasangan suami istri menyelamatkan pernikahan mereka. Sayangnya, hanya sedikit dari buku tersebut yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dan tidak ada satupun yang terhubung dengan sosial budaya dan pernikahan masyarakat Indonesia.

Buku ini menyajikan pengalaman pribadi penulis yang telah melewati perpisahan dan perceraian yang sangat tidak diharapkan. Penulis telah mencari jawaban dari permasalahan pernikahan ini selama hampir setengah dekade dan menghubungkannya dengan pernikahan di Indonesia. Buku ini ditulis dengan harapan dapat menghentikan penurunan kualitas pernikahan dan menolong hubungan pernikahan agar tetap kuat berdasarkan pengalaman penulis yang telah menikah dan menjalani hidup di Indonesia.

Klik Disini Untuk Mendapatkan eBook GRATIS “5 Rahasia Pernikahan Bahagia”
Serta Update Terbaru Buku “Habis Nikah Ngapain?”

 Dapatkan Sekarang! 

Tentang Penulis

Daniel Arseneault adalah seorang warga negara Kanada yang tinggal di Indonesia sejak tahun 2001 untuk mengajar bahasa Inggris. Setelah beberapa tahun tinggal di Indonesia, ia bertemu wanita yang menjadi istrinya. Mereka memiliki masa – masa yang begitu romantis, mereka berdua saling jatuh cinta, dan akhirnya memutuskan untuk menikah hingga memiliki seorang putri yang begitu cantik. Waktu berjalan, beberapa tahun kemudian mereka berpisah dan menjadi salah satu bagian dari angka perceraian di Indonesia.

Disaat Daniel sedang berusaha bangkit dari keterpurukan, Daniel bertemu dengan banyak orang yang memiliki perjalanan serupa dengannya. Daniel akhirnya sadar bahwa tidak banyak orang yang tahu apa yang harus mereka lakukan pada saat itu, tidak hanya pada saat pernikahan mereka sedang dalam krisis, tapi bahkan pada saat pernikahan mereka sedang dalam masa yang menyenangkan.

Pengalaman tersebut menginspirasi Daniel untuk memulai menulis buku ini dan membagikan apa yang ia ketahui dan pelajari mengenai pernikahan baik melalui pengalaman dan pencarian informasi yang mendalam. Daniel berharap banyak pernikahan dapat bertahan dan semakin membaik melalui buku yang dia tulis.