Rahasianya adalah “Tidak Menyerah”

Dear Sahabatku,

Saat itu saya sedang membaca sebuah artikel tentang aktor Will Smith yang mendiskusikan kesuksesan pernikahannya di Ellen DeGeneres show pada tahun 2008. Will dan istrinya Jada telah menikah selama 10 tahun saat itu dan Will mengatakan bahwa rahasia kesuksesan pernikahan mereka adalah karena mereka menyadari bahwa “perceraian bukanlah sebuah pilihan,”. Sekarang, hampir 10 tahun setelahnya, Will Smith harus menuai apa yang telah diucapkannya. Setelah 20 tahun masa-masa paling sulit dalam pernikahannya, mereka masih tetap bersama. Mereka mengakui bahwa ada banyak sekali momen-momen suram dalam pernikahan mereka, keinginan untuk berpisah, perselingkuhan, menikah lagi dan masih banyak lagi. Saat ini di LA dan jaman dimana pernikahan seringkali bertahan hanya sekejap, mereka harus berusaha mengarungi badai di rumah tangga mereka dan tetap bersama melewati suka duka selama lebih dari 20 tahun. Dia menjelaskan bahwa rahasia mereka sebenarnya sangat sederhana: “Jangan pernah menyerah dan berhenti. “

Sebuah penelitian pada tahun 2002 tentang pernikahan yang tidak bahagia, setuju dengan rahasia yang diungkapkan Will Smith. Penelitian oleh Institusi American Values menunjukkan bahwa pasangan yang tidak bahagia yang memutuskan untuk bercerai seringkali berakhir tidak lebih bahagia daripada mereka yang memutuskan untuk bertahan. Faktanya, kebanyakan pasangan yang memilih untuk tetap bersama ternyata lebih bahagia setelah 5 tahun kemudian. Sedangkan mereka yang memutuskan untuk bercerai cenderung tidak bahagia. Tidak mengejutkan jika kebanyakan pasangan yang sedang mengajukan proses bercerai berpikir dua kali mengenai hal ini.

Salah satu alasannya adalah harapan. Harapan benar-benar memberikan dorongan terhadap apa yang kita lakukan, kita usahakan dan kita perjuangkan. Harapan menghentikan banyak orang dari kata menyerah, ketika menyerah seolah-olah menjadi jalan terakhir. Dan tidak diragukan lagi, menyerah adalah apa yang dilakukan orang-orang ketika mereka lebih memilih bercerai.

Alasan lain mengapa orang berpikir dua kali ketika ingin bercerai adalah cinta. Dalam banyak kasus perceraian, sebenarnya masih ada cinta. Dan cinta sangatlah sulit untuk ditinggalkan. Kebanyakan orang tidak bisa begitu saja berhenti mencintai. Kenangan saat bersama, anak-anak, masa-masa indah dan masa-masa sulit, semuanya muncul membentuk sebuah ikatan yang sulit untuk dipatahkan.

Berpikir dua kali terhadap perceraian tidak hanya wajar, tapi sangat diharapkan. Karena setelah sekian lama Anda menikah karena sebuah alasan, dalam banyak kasus, alasan tersebut sebenarnya masih ada, meskipun kadang-kadang masih berhibernasi. Tak terhitung banyaknya pasangan yang putus kemudian balikan berkali-kali sebelum mereka memutuskan untuk bercerai. Bahkan sebuah survey di Amerika menunjukkan bahwa hampir 10% pasangan yang telah bercerai akhirnya memutuskan untuk rujuk kembali. Tidak usah jauh-jauh, mari kita lihat selebriti seperti Pink, Jean-Claude van Damme atau Sinbad yang rujuk kembali dengan pasangannya setelah bercerai.

Sahabatku, di era serba sekali pakai ini, sangat wajar jika orang akan berpikir tentang perceraian saat mereka menemui masalah di pernikahan mereka, tapi Anda perlu tahu bahwa tidak ada jaminan bahwa perceraian bisa menyelesaikan masalah Anda. Dan faktanya banyak bukti menunjukkan bahwa memaksa diri untuk bertahan dan pantang menyerah seringkali menjadi solusi yang lebih baik. Di bawah ini saya berikan Anda sebuah video pendek dari Rejoice China yang mengilustrasikan apa yang kita bahas hari ini dengan sangat menyentuh. Selamat menikmati!

 

Nantikan email saya dalam beberapa hari kedepan.

 

Sampai lain waktu,

Be loving