Bagaimana Karakter Anda?

Dear Sahabatku,

Seseorang pernah berkata bahwa : “Hal yang sulit dari pernikahan adalah kita jatuh cinta pada kepribadiannya, tapi kita harus hidup dengan karakternya.”

Ada banyak fakta mengenai hal ini. Tetapi untuk mulai memahaminya kita perlu mengetahui perbedaan KEPRIBADIAN dan KARAKTER.

“Kepribadian” mudah untuk dipahami. “Kepribadian” Anda adalah bagaimana orang mengenal Anda. Hal itu adalah yang nampak di muka umum, apa yang Anda tampilkan kepada orang lain. Apakah itu menarik, ceria, percaya diri atau sombong, ini adalah topeng yang kita pakai dan meskipun beberapa hal mungkin lebih tampak di beberapa individu, kita semua memiliki percampuran kepribadian dalam berbagai level.

Tapi, apa itu “Karakter”? Dan mengapa “karakter” menjadi krusial di sebuah pernikahan?

Baiklah, jawabannya sangat sederhana. “Karakter” adalah siapa diri Anda sebenarnya ketika tidak ada yang melihat Anda.

Anda tahu, ketika Anda dan pasangan Anda bertemu, Anda berdua sedang bertemu dengan kepribadian masing-masing. Anda melihat wajah atau topeng umum pasangan Anda, dan Anda menunjukkan wajah atau topeng Anda kepada pasangan Anda. Saya harap Anda tidak salah paham dulu. Ini bukan berarti Anda dan pasangan berbohong satu sama lain. Anda hanya sedang menunjukkan kepribadian Anda, bagaimana diri Anda di depan orang lain. Ini yang biasanya terjadi ketika orang bertemu dalam jangka pendek seperti di kantor, di saat meeting atau di saat makan di restauran.

Bagaimanapun, pernikahan adalah suatu hal yang berbeda karena pasangan akan menghabiskan banyak waktu bersama, dan wajah atau topeng umum biasanya tidak akan bertahan selama itu. Seperti halnya memakai sepatu hak tinggi. Akan baik-baik saja jika Anda hanya memakainya selama beberapa jam, tapi Anda tidak akan memakainya sepanjang hari di rumah, kan? Jadi seperti itulah, “kepribadian” pada akhirnya menciptakan jalan untuk bagian yang lebih dalam dari diri kita. Seperti halnya saat Anda melepas sepatu hak tinggi yang mewah untuk menunjukkan tumit Anda, yang bengkak atau bahkan kaki telanjang Anda yang bau. Dan di sanalah Anda dan pasangan Anda berdiri, telanjang seolah-olah tidak ada yang melihat. Tapi ada seseorang yang melihat, yaitu pasangan Anda. Dan saat itulah Anda dan pasangan bertemu untuk pertama kalinya… sekali lagi.

Pada pertemuan “kedua” inilah segala sesuatunya lebih jelas. Anda tidak lagi bertemu dengan seseorang yang menarik bagi Ibu Anda, atau sesorang yang memberikan boneka beruang untuk keponakan Anda. Anda tidak sedang bertemu orang yang selalu membuka pintu dan tersenyum untuk Anda. Bukan. Kali ini Anda bertemu dengan karakternya, dan dalam banyak hal, ini lebih dari sekedar wajah atau topeng umum. Di sinilah Anda melihat kesederhanaannya, kejujurannya, rasa tanggung jawabnya. Begitupula sebaliknya, mereka akan melihat seperti apakah Anda ketika tidak ada orang yang melihat. Mereka melihat kaki telanjang Anda.

Sayangnya, ketika pasangan kita melihat bagian diri kita, kita juga melihat diri kita sendiri untuk pertama kali dari sudut pandang pasangan kita. Jadi, bukan hanya pasangan kita yang kita temui di pertemuan kedua, tapi terkadang juga  diri kita yang baru kita kenali atau sadari.

Sahabatku, penyebab banyaknya pernikahan yang gagal adalah bukan karena orang tidak menyukai pasangannya. Tetapi karena mereka tidak menyukai diri mereka. Anda tahu, setiap orang dalam kehidupan mencerminkan kepribadiannya, bagian yang secara umum dilihat oleh orang, tapi pasangan adalah cerminan karakter kita dan banyak orang tidak menyukai apa yang dilihat oleh pasangannya tentang dirinya sendiri.

Banyak orang lebih memilih hidup bersama orang lain daripada bertahan dengan pasangannya dan harus melihat siapa diri mereka sebenarnya. Bagaimanapun, dengan siapapun Anda, diri Anda akan keluar pada akhirnya dan Anda akan melihat bagian ini. Untungnya bagi kita, karakter adalah sesuatu yang bisa kita ubah. Jadi jika Anda tidak suka bagaimana Anda terlihat di mata pasangan Anda, Anda tidak perlu mengubah pasangan Anda, Anda hanya perlu mengubah diri Anda. Saya tahu itu tidak mudah, tapi percayalah saya sudah pernah mengalaminya. Dan Anda akan benar-benar merasakan hasilnya karena sangat hebat jika Anda bisa melihat diri Anda sendiri dan menyukai apa yang Anda lihat.

 

Nantikan email saya dalam beberapa hari ke depan.

 

Sampai nanti,

Be loving.