Saya dan suami saya telah menikah selama hampir 27 tahun. Selama beberapa bulan terakhir ini kami mencoba Blue  Apron, makanan beku siap saji yang diantar setiap minggu ke rumah.

Kata-kata suami saya pagi kemarin adalah : “Saya suka Blue Apron, menyenangkan rasanya setelah kita berdua sudah sekian lama akhirnya ada hal yang kita nantikan.”

Saya tertawa, untungnya.

Saya telah memikirkan bagaimana pernikahan yang baik atau hubungan jangka panjang mengubah anda.  Apa yang membuat kita menantikan sesuatu yang akan datang setelah sekian lama? Apa yang membuat kita lupa menjadi pasangan setelah sekian lama? Mengapa kita menolak melakukan hal baru yang mungkin akan menghidupkan kembali kehidupan cinta kita seperti dahulu kala?

Berikut adalah 7 jawaban dari pertanyaan tersebut.

  1. Melihat orang lain menjalani hidupnya dengan cara yang sangat berbeda dengan anda membuat anda merubah sikap anda

Ada kepercayaan yang populer bahwa anjing dan pemiliknya akan kelihatan mirip satu sama lain. Jadi, apa yang terjadi jika teman hidup anda adalah manusia?

Ketika anda berbagi kehidupan dengan seseorang dalam jangka waktu yang lama, anda mulai menyerap sebagian sudut pandang mereka, walaupun belum tentu sampai di tahap anda akan melakukan hal yang sama namun anda menyadari bahwa ada cara yang sangat berbeda dalam melihat sesuatu. Anda bahkan mungkin harus “setuju untuk tidak setuju” namun bahkan diskusi seperti itu akan mengubah anda.

 

  1. Melihat ppasangan kita ragu, membuat kesalahan, atau gagal membuat kita menjadi lebih simpatik kepada pasangan dan pada diri kita

Anda melihat pasangan kehilangan pekerjaan dan menjadi depresi.  Anda melihat pasangan bekerja terlalu keras dan kelelahan. Anda mengamati satu sama lain ketika sama-sama belajar menjadi orangtua yang baik (salah satu pekerjaan tersulit).  Mungkin anda akan menghakimi pasangan anda di masa lalu, namun sekarang tidak lagi.  Anda menyadari seiring waktu bahwa tidak ada orang yang selalu sukses, semua orang ada kalanya mengalami kesulitan dan mereka tetap layak dicintai.

 

  1. Anda merasakan kepercayaan yang sebenarnya

Merasa dicintai dengan apa adanya kita, membentuk ikatan kepercayaan yang sangat kuat. Dan bisa mencintai seseorang dengan segala kekurangannya adalah berkah yang sangat besar. Bukan berarti kita tidak bisa melihat atau mengabaikan kekurangan dari psangan, namun kita menerima, mengerti dan tetap mencintai pasangan seutuhnya.

 

  1. Memiliki seseorang yang bisa diandalkan memberi kita rasa aman

 Seseorang tahu dimana anda berada dan apa yang anda lakukan hari itu. Walaupun hal itu mungkin rasa aman yang semu, namun masih akan membantu. Kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi hari ini, namun memiliki seseorang yang perduli dengan keadaan kita membuat kita merasa lebih baik.

Sayangnya, hal ini juga salah satu alasan orang bertahan dengan pernikahan yang tidak bahagia, mereka takut sendirian, Karena setelah bersama sekian lama, menjadi sendiri lagi itu berat.

 

  1. Kompromi membantu anda menjadi oraang yang lebih terbuka dan mudah memberi

 Jika ada unsur keterpaksaan berarti hal tersebut tidak berhasil. Jika anda selalu berkorban atau pasangan selalu memerintah maka hal tersebut tidak akan berhasil juga. Namun kompromi yang sehat, tidak selalu mendapatkan sesuatu sesuai dengan cara yang anda inginkan tetapi menyadari bahwa apa yang diinginkan oleh pasangan juga penting.  Fokuslah pada orang lain juga bukan hanya pada diri anda. Selama bertahun-tahun anda akan saling membantu dalam menentukan hal apa yang anda atau pasangan inginkan dalam hidup. Kompromi akan membuat anda merasa bersyukur dan bahagia.

 

  1. Anda hidup dengan intergritas

 Ketika saya bercerai untuk kedua kali, saya sangat takut bahwa saya tidak memiliki “ketrampilan” yang dimiliki oleh orang yang pernikahannya langgeng.Mungkin saya lemah atau tidak bisa menjaga kesetiaan. Mungkin saya suka mengeluh atau egois. Saya merasa malu.

Seiring berjalannya waktu, rasa sakit akibat kegagalan telah memudar dan perasaan diakui bahwa saya memiliki kekuatan untuk melewati masa sulit juga sudah terbukti.  Perasaan itu sangat menyenangkan. Apapun janji yang telah anda buat, anda harus menepatinya. Hiduplah dengan integritas.

 

  1. Anda memiliki kedalaman pengalaman yang berbeda dengan pasangan

 Setelah bercerai, saya sering mendengar : “Apa yang saya rindukan adalah ketika melihat ke ruangan sebelah dimana anak perempuan saya sedang melakukan sesuatu yang hebat. Dia akan menatap saya dan saya bisa merasakan tatapan kekaguman yang sama dari matanya seperti dari mata saya. Saya sangat merindukan masa itu.”

 

Hubungan jangka panjang memiliki kerumitan tersendiri yang tidak ditemukan dalam hubungan yang baru dimulai. Benang antara dua orang dirajut menjadi suatu pola antara gelap dan terang, berkilau atau redup. Keika anda menarik salah satu benangnya maka semua akan bereaksi.

Hadapilah, terkadang pernikahan itu membosankan, Anda mendengar dan menceritakan kisah yang sama berulang kali. Anda melihat diri anda dan pasangan bertambah tua. Anda merasa jengkel terhadap sesuatu yang selalu membuat anda jengkel dan akan terus membuat anda jengkel.

 

Sumber Artikel dari www.familyshare.com
Ditulis oleh Dr. Margareth Rutherford
drmargarethrutherford.com
Diterjemahkan oleh Dian Sari

Newsletter signup

Just simple MailerLite form!

Please wait...

Selamat Anda telah bergabung! Silahkan cek email Anda untuk mendapatkan link download eBook GRATIS dari kami.