Mulailah Bicara!

 

Dear Sahabatku,

Dalam email saya sebelumnya, saya telah menyatakan bahwa ada beberapa cara yang mudah untuk menyegarkan kembali hubungan anda, dan hal pertama yang harus anda lakukan adalah anda harus mengesampingkan masalah anda sendiri terlebih dahulu. Apabila anda memutuskan untuk mengikuti saran saya, anda mungkin akan mulai berpikir “Jadi rahasia seperti apa yang akan bisa membantu saya meningkatkankan kualitas hubungan saya?”.

 

Anda ingin meningkatkan kualitas kehidupan rumah tangga anda, betul? Jadi sekarang pertanyaan yang ada di kepala anda adalah “Bagaimana?”. Bagaimana caranya kita bisa mengembalikan kembali kondisi rumah tangga menjadi bahagia seperti dulu? Semua orang ingin pernikahannya kembali menjadi bahagia dan menyenangkan, akan tetapi tidak semua orang tahu bagaimana caranya.

 

Hal pertama yang harus kita setujui bersama adalah, perubahan akan terjadi apabila anda mulai untuk melakukan ‘ACTION’. Karena dengan berpikir saja anda tidak akan merubah keadaan yang sekarang menjadi lebih baik.

 

Tapi apa yang harus anda lakukan?

Dalam 24 jam kedepan, saya ingin anda untuk melakukan “Waktu Bicara”.

“Waktu Bicara” adalah sebuah interaksi verbal dalam waktu singkat kepada pasangan anda, untuk membicarakan hal-hal yang ‘non logistik’. Yang dimaksud dengan hal-hal non logistic dalam pernikahan adalah hal-hal yang tidak berkaitan tentang pekerjaan rumah, perihal anak, keadaan finansial, dan lain-lain. Bentuk percakapan yang saya maksudkan adalah percakapan yang bersifat ‘FUN’ atau juga bisa membicarakan hal-hal yang bermuatan ringan. Hal ini bisa langsung dimulai dari anda sendiri, tanpa perlu kerja sama dengan pasangan. Perlu diingat disini anda harus secara langsung bicara dengan pasangan, dan tidak bisa ngobrol dalam bentuk chat Whatsapp, SMS, dan semacamnya.

 

Waktu itu saya pernah berdialog dengan salah satu teman saya yang bernama Erna tentang hal ini. Dan dia meragukan keefektifan dari “Waktu Bicara” untuk dilakukan dalam hubungannya. Dia hanya tersenyum serta menggelengkan kepalanya, dan saya bisa lihat bahwa dia tidak setuju dengan ide yang saya ajukan. Dia mengatakan bahwa dia tidak percaya dengan ide ini, dan ingin solusi yang lebih ‘Besar’ lagi. Saya tidak tahu kenapa teman saya tidak percaya, tapi dia tetap mengatakan bahwa pernikahannya sangat berantakan dan dia perlu solusi yang benar-benar nyata, dia tidak percaya kalau bicara kepada pasangan saja akan membuat sebuah perubahan yang berarti.

 

Ekspresi yang diberikan Erna waktu itu memang wajar seperti pada umumnya, akan tetapi dia tidak menyadari kesalahannya disini.

 

Anda tidak bisa mengubah pernikahan anda dengan melakukan satu tindakan besar. Tidak ada hadiah yang dapat anda berikan atau surat yang bisa anda tulis. Ketika keadaan pernikahan anda sedang tidak baik, adalah wajar anda ingin menyulapnya menjadi bahagia kembali, tapi anda tidak bisa melakukan hal itu. Tidak ada jalan pintas untuk memperbaikinya. Tidak ada hal yang bisa anda lakukan atau katakana untuk merubah situasi secara instan. Butuh bertahun-tahun untuk sampai di keadaan anda saat ini, maka perlu waktu juga untuk menyelesaikannya. Apakah jalan keluarnya?

 

Perhatikan baik-baik.

Sahabatku, pernikahan yang akan hancur masih bisa diselamatkan apabila paling tidak salah satu dari keduanya berkomitmen untuk melakukan hal-hal yang kecil secara terus-menerus.

 

Apakah anda ingin adanya perubahan yang NYATA pada pernikahan anda? Maka mulai sekarang, bentuklah KEBIASAAN YANG BAIK dimata pasangan anda, dan lakukan secara KONSISTEN. Dimulai dengan cara ‘Bicara’ lah sebentar dengan pasangan anda seteiap hari.

 

Saat itu saya berjanji, apabila Erna mulai ‘Bicara’ secara TERATUR SETIAP HARI, dia akan melihat sebuah perubahan dalam pernikahannya. Beberapa minggu kemudian, Erna berterima kasih kepada saya karena dia merasa ini pertama kalinya dia merasa hubungannya dengan suaminya begitu dekat.

 

Confucious pernah berkata: : “Orang yang memindahkan gunung memulai dengan memindahkan batu-batu kecil.”, Coba anda lakukan “Waktu Bicara” kepada pasangan anda, meskipun hal ini merupakan hal yang remeh, tapi akan membawa perubahan besar kepada pernikahan anda.

 

Sahabatku, Apakah anda ingat bagaimana pertama kali anda berdua bertemu? Bagaimana cara anda bicara kepada pasangan anda? Bagaimana anda dulunya mengirimkan sebuah SMS/Chat di tengah-tengah kesibukan atau di tengah malam hanya karena anda terpikir tentang sesuatu yang menarik untuk diperbincangkan? Jika anda sudah bersama begitu lama, saya yakin bahwa percakapan-percakapan kecil yang dulu anda sering lakukan itu sekarang sudah berubah. Dari percakapan yang ringan, lucu, dan penuh nuansa mesra, menjadi percakapan yang berat seperti percakapan pada saat anda melakukan diskusi bisnis hanya saja kali ini percakapan berat itu berkaitan tentang hal-hal seperti anak-anak, keluarga, atau mungkin tentang tagihan dan cicilan. JIka anda merasa seperti ini sekarang, anda ataupun pasangan anda tidak merasakan cukup perhatian dari satu sama lain, oleh karena itu sekaranglah saatnya untuk mulai bicara lagi seperti dulu. Ceritakan padanya tentang mimpimu, tentang siapa yang kamu temui hari ini, atau hal menarik apa yang kamu temukan pada saat perjalanan pulang dari kantor. Berceritalah tentang lagu-lagu di radio, ceritakan ketakutanmu, atau ceritakanlan sebuah candaan agar dia kembali tersenyum.

 

Di pagi hari sebelum kamu berpisah dengannya, berbagilah sesuatu dengan dia, siangnya telponlah dia apabila dia tidak terlalu sibuk. Anda tidak perlu menjadi terlalu manis apabila anda tidak mau, hal yang paling penting adalah topik pembicaraan anda tidak terlalu berat. Tidak perlu berdebat, bicara saja.

 

Saya akan kirimkan rahasia ketiga dalam beberapa hari lagi.

 

Sampai lain waktu,

Be loving,